MAKASSAR – Momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2577 (Tahun Kuda Api) yang berdekatan dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah membuat jajaran kepolisian di ibu kota Sulawesi Selatan bersiaga penuh.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung memimpin pengecekan kesiapan ratusan personelnya dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolrestabes Makassar, Selasa (17/2/2026) pagi.
Pengecekan ini tidak sekadar rutinitas. Dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Makassar dan para Kapolsek jajaran, Kombes Arya memberikan instruksi tegas terkait standar pengamanan ganda di tengah dinamika aktivitas masyarakat kota yang kian meningkat.
Warning Keras: Haram Hukumnya Menganggap Remeh
Di hadapan pasukannya, perwira menengah melati tiga ini mewanti-wanti agar tidak ada satu pun personel yang bersikap underestimate (meremehkan) situasi keamanan, meskipun kondisi Kota Makassar sejauh ini terpantau relatif aman dan kondusif.
“Jangan kita menganggap enteng tugas pada hari ini. Sesuatu bisa saja terjadi karena kita lengah. Kita harus tetap antisipasi tingkat tinggi,” tegas Kombes Arya dengan nada serius.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada kedisiplinan di lapangan. “Jika tidak terjadi sesuatu, itu tidak masalah dan patut disyukuri. Oleh karena itu, segala tugas pencegahan harus dilaksanakan dengan sangat baik,” imbuhnya.
Terapkan Disiplin Penuh, Standby Hingga Tuntas
Menariknya, eskalasi kesiagaan ini tidak hanya berlaku bagi personel yang namanya tercantum dalam Surat Perintah (Sprint) pengamanan lapangan.
Kapolrestabes Makassar menerapkan kebijakan disiplin ketat bagi seluruh anggota komandonya demi memastikan penebalan pasukan siap dilakukan kapan saja jika dibutuhkan.
“Hari ini, personel yang tidak terlibat pengamanan (secara langsung) pun wajib tetap masuk kantor. Tidak ada anggota yang meninggalkan area penugasan sampai seluruh rangkaian kegiatan masyarakat benar-benar selesai,” tandas Arya.
Sebar 300 Personel di Titik Rawan & Keramaian
Untuk mengawal dua momentum besar ini, Polrestabes Makassar telah menyiagakan tak kurang dari 300 personel gabungan.
Ratusan personel ini disebar secara strategis menggunakan pola pengamanan terbuka dan tertutup. Fokus pengamanan difokuskan pada rumah ibadah (Vihara dan Klenteng), pusat-pusat perbelanjaan, hingga titik-titik keramaian publik lainnya yang menjadi episentrum aktivitas warga Makassar.
Langkah preventif dan presisi dari Polrestabes Makassar ini diharapkan mampu memberikan garansi rasa aman bagi warga Tionghoa yang merayakan Imlek, sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas bagi umat Muslim yang tengah bersiap menyambut ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.








Komentar